Marhaban yaa Romadhon

Gapai berkah Ramadhan

Malam semakin larut tetapi tidak menyurutkan semangat kader rawa panjang untuk mengadakan konsolidasi dalam rangka menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1432H. pertemuan diselenggarakan di kediaman Bapak Muhammad Agus S.Kom, ketua RW.23 desa Rawapanjang,

Hasan Al Banna

Posted by Author On Month - Day - Year

Imam Syahid Hasan Al-Banna dilahirkan di kota Mahmudiyah, Distrik Bahirah Mesir pada bulan Oktober 1906 M. Orangtua beliau seorang ulama besar pada masanya, yaitu Ahmad Abdur Rahman Al-Banna, ulama yang banyak karyanya di bidang ulumul hadits. Diantaranya yang terkenal “Al Fath Ar Rabbany li Tartib Musnad Al-Imam Ahmad”. Disamping menulis kitab-kitab hadits, orang tua Hasan Al-Banna bekerja memperbaiki jam.

Sholat Berjamaah

Posted by Author On Month - Day - Year

Bersabda Rasulullah SAW:”Bagaimana pendapat kalian jika sebuah sungai mengalir di muka pintu salah seorang di antara kalian dan kalian mandi di dalamnya tiap hari lima kali. Masihkah ada kotoran tertinggal di tubuh kalian?” Jawab shahabat:”Tidak!” Maka Rasulullah SAW bersabda:”Demikianlah shalat lima waktu; Allah menghapus dosa-dosa kalian dengannya” (HR. Bukhary dan Muslim).

pesantren ramadhan

Posted by Author On Month - Day - Year

bagaimana mengisi kegiatan anak-anak?

Khasiat Buah Kurma

Posted by Author On Month - Day - Year

Kurma identik sebagai makanan manis untuk berbuka puasa. Tak hanya manis rasanya, tapi memiliki gizi yang baik dibanding manisan buah kering lainnya. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa juga merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan para nabi. Bahkan kebiasan itu telah menjadi sunnah rasul.

Tentang Hamas

Diposting oleh PKS Rawa Panjang (RAJA) On 03.17
Oleh : Arie Alfikri*

Awal tahun 2009 perhatian dunia internasional ditujukan kepada Negeri Palestina. Israel sebagai Negara tetangga Palestina mulai melancarkan serangan terhadapa wilayah Gaza. Tujuan dari serangan Israel ini adalah untuk melumpuhkan Hamas yang mempunyai basis wilayah di Gaza. Hamas dianggap sebagai penghalang bagi Israel untuk mencapai tujuannya. Hamas selalu memberikan resistensi terhadap Israel. Ketika terjadi peperangan antara Hamas dan Israel tersebut, banyak yang bertanya siapa itu Hamas. Penjelasan di bawah ini mencoba memenuhi hajat itu walaupun masih sangat sederhana.

Hamas yang akronim dari Harakah al-Muqawwama al-Islamiyah atau Gerakan Perlawanan Islam didirikan pada 14 Desember 1987. Organisasi ini merupakan pengembangan dari Ikhwanul Muslimin yang berpusat di Mesir. Hamas didirikan sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap organisasi-organisasi perlawanan Palestina yang lebih dahulu dalam menghadapi Israel. Mereka dinilai lembek dan cenderung kompromistis. Fatah, misalnya, membuka dialog dengan Israel. Oleh karena itu, Hamas didirikan dengan tujuan utama memberikan perlawanan kepada Israel dan membebaskan rakyat Palestina dari penjajahan Israel. Hamas menginginkan wilayah yang dulu masuk dalam Mandat Inggris, yakni wilayah yang kini menjadi Negara Israel, Tepi Barat, dan Jalur Gaza. Tujuan pendirian Hamas dicantumkan di aktanya: “mengibarkan panji-panji Allah di setiap inci bumi Palestina”.

Salah satu pendiri Hamas adalah Syaikh Ahmad Yassin. Seorang guru kelahiran 1 Januari 1929. Ia berpijak ke Ikhwanul Muslimin yang didirikan Hasan al-Banna pada 1928 di Mesir. Syaikh Ahmad Yassin yang lulusan al-Azhar syahid dibunuh Israel pada tanggal 22 Maret 2004.

Kelahiran Hamas ini diprakarsai oleh para tokoh Ikhwan yang berjumlah 7 orang. Mereka mengadakan pertemuan di wilayah Gaza setelah kejadian truk 6 Desember 1987 yang kemudian menghasilkan Hamas. Ketujuh orang pendiri Hamas itu adalah Syeikh Ahmad Yasin, DR. Ibrahim al Bazuri, Muhammad Syam’ah (perwakilan di kota Gaza), Abdul Fatah Dakhon (Perwakilan Wilayah Tengah), DR. Abdul Aziz ar Rantisi (Perwakilan Khan Yunus), Isa an Nasyar (perwakilan kota Rafah), Shalah Syahadah (Perwakilan Wilayah Utara).

Gerakan Hamas ini membuat panik pendudukan Israel sehingga pada tahun 1988 mereka melakukan banyak penangkapan dan pengusiran tidak terkecuali para pendiri gerakan kecuali Syeikh Ahmad Yasin yang baru dipenjarakan pada tahun 1989. Berbagai penangkapan terhadap para pemimpin Hamas di level pertama terus dilakukan namun itu semua tidak menghentikan regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Hamas hingga sampai level kelima. Penangkapan-penangkapan yang dilakukan Israel itu tidak mampu menghentikan gerakan.

Hamas adalah sebuah gerakan jihad, da’wah dan politik. Ia berdiri di atas Syumuliyatul Islam (Universalitas Islam) yang mencakup semua aspek kehidupan. Hal itu dibuktikan dengan masuknya Hamas ke medan politik dan ikut serta dalam Pemilu. Selain itu Hamas juga memiliki memiliki yayasan-yayasan social dan pendidikan. Adapun struktur Hamas terbagi menjadi 4 sayap yang saling terpisah :

Sayap Mobilisasi Massa.
Sayap Keamanan (dahulu bernama MAJD) yang dibentuk pada tahun 1983
Sayap Militer (Batalyon Asy Syahid Izzuddin Al Qossam), sebelumnya bernama “Mujahidu Filistiniyin” atau “Al Mujahiduun”
Sayap Politik

Hamas berkeyakinan bahwa peperangan dengan Israel di Palestina adalah peperangan eksistensi yang tidak mungkin dihentikan kecuali setelah berbagai penyebabnya dilenyapkan yaitu pendudukan Israel di bumi Palestina dan perampasan tanah serta pengusiran penduduknya.

Walaupun diberi cap sebagai teroris oleh AS, Israel, dan sejumlah negara Barat, Hamas mendapat dukungan rakyat Palestina karena strategi perjuangannya. Kemenangan Hamas dalam pemilu 25 Januari 2006 merupakan bukti bahwa mereka memiliki pijakan kuat di tengah masyarakat. Hamas meraih 76 dari 132 kursi di parlemen yang diperebutkan dan Fatah 43 kursi. Sisanya direbut partai-partai kecil lainnya, seperti Partai Jalan Tengah, Palestina Independen, dan Badil masing-masing merebut dua kursi, sementara PFLP meraih tiga kursi, sedangkan empat kursi sisanya jatuh ke partai independen lainnya.

Hamas memiliki tiga strategi untuk mendukung tercapainya tujuan perjuangan. Pertama, aktivitas kesejahteraan sosial-ekonomi bagi rakyat untuk membangun dukungan dari rakyat. Kedua, aktivitas politik untuk menandingi PLO yang sekuler dan Otoritas Palestina. Ketiga, melakukan perlawanan bersenjata terhadap Israel, termasuk dengan bom bunuh diri (syahid). Dengan mengembangkan ketiga strategi itu, mereka mampu meraih simpati dan dukungan rakyat Palestina dalam pemilu. Karya sosial dan kemasyarakatan mereka di tengah masyarakat Palestina merupakan salah satu daya pemikat dukungan rakyat. Lewat jaringan organisasi yang luas seperti kalangan ulama, mahasiswa, intelektual, organisasi kemasyarakatan lainnya, mereka mendapatkan dukungan dan legitimasi rakyat.

Ada gap lebar antara Fatah dan Hamas dalam orientasi dan pandangan politik. Dalam melawan Israel, Fatah menolak perlawanan bersenjata dengan pimpinan Abbas, mengejek penggunaan roket lokal, masuk dalam kompromi longgar dalam masalah Al-Quds, kembalinya pengungsi ke kampung halaman mereka di wilayah 48, diam terhadap tembok rasial, tidak mengefektifkan keputusan Mahkamah Internasional, mendorong Mesir untuk memasukkan pasukannya ke Jalur Gaza, menghentikan pemerintahan Hamas di sana, menghabisi gerakan Hamas di Tepi Barat, mempromosikan kerjasama keamanan dengan Israel, mendapatkan dana dari UE dan sebagian negara Arab. Di tengah itu semua, Hamas berpegang teguh dengan semua wilayah Palestina, hak kembali pengungsi Palestina, perlawanan bersenjata, menolak mengakui Israel.

*Mahasiswa Ilmu Politik (konsentrasi Hubungan Internasional) UMJ

0 Response to "Tentang Hamas"

Posting Komentar

    Selamat Datang di web PKS Rawa Panjang "Bekerja untuk Islam"

    Blog Archive

    About Me

    PKS Rawa Panjang (RAJA)
    Sebuah Blog yang berisi seputar Materi Keislaman demi membantu para Murobby
    Lihat profil lengkapku